Ia juga mengingatkan bahwa seluruh peserta membawa nama baik daerah sekaligus harapan para petani, peternak, dan pelaku perikanan yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
“Yang terpenting bukan sekadar hadir, tetapi bagaimana kita dapat membawa pulang pengetahuan, pengalaman, dan inspirasi yang nantinya bisa dibagikan kepada masyarakat serta diterapkan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di daerah,” katanya.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para petani, peternak, pembudidaya ikan, penyuluh, dan seluruh pihak yang selama ini terus berkontribusi menjaga keberlangsungan sektor pangan di OKU Timur.
“Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan. Semoga perjalanan ini berjalan lancar, memberikan manfaat yang besar, serta menjadi bekal untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, peternakan, dan perikanan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua KTNA OKU Timur H. Muhtadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten OKU Timur atas dukungan yang diberikan kepada kontingen yang akan berangkat ke Gorontalo. Menurutnya, PENAS KTNA merupakan kesempatan berharga untuk mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan di daerah lain sekaligus memperluas jejaring antarpelaku sektor pangan dari seluruh Indonesia.
“Kami akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menambah wawasan dan membangun jejaring. Ilmu serta pengalaman yang diperoleh nantinya akan kami bagikan kepada rekan-rekan petani, peternak, dan pelaku perikanan di OKU Timur agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, Niswaturrohmah, S.TP., M.E.P., menjelaskan bahwa kontingen OKU Timur yang akan mengikuti PENAS KTNA XVII berjumlah 25 peserta dan didampingi lima orang pendamping dari Dinas Pertanian.
Keberangkatan dilakukan dalam dua tahap. Empat orang tim pendahulu akan berangkat lebih awal untuk mengikuti Rembuk KTNA Nasional, sementara peserta lainnya menyusul sesuai jadwal kegiatan.

Belum ada diskusi untuk artikel ini.
Kolom komentar telah dinonaktifkan.