*25 Peserta KTNA Asal OKU Timur Ikut PENAS ke XVII di Gorotalo*

Redaksi
Oleh Redaksi Diterbitkan 15 Juni 2026, 14:46 WIB

 

*OKU Timur*
Di tengah tantangan pertanian yang terus berubah, belajar menjadi kebutuhan, bukan lagi pilihan. Perubahan iklim, perkembangan teknologi, meningkatnya biaya produksi, hingga tuntutan menjaga ketahanan pangan membuat petani dituntut terus beradaptasi agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Petani tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman yang dimiliki hari ini. Mereka membutuhkan akses terhadap pengetahuan baru, teknologi tepat guna, serta kesempatan untuk mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan di berbagai daerah.

Atas dasar itulah, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten OKU Timur akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII di Provinsi Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas petani, peternak, pelaku perikanan, dan penyuluh agar mampu menjawab tantangan sektor pangan yang semakin dinamis.
Target utamanya bukan berapa banyak peserta yang berangkat, melainkan berapa banyak pengetahuan, inovasi, dan pengalaman yang dapat dibawa pulang untuk diterapkan dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di OKU Timur.

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen bukan sekadar menghadiri kegiatan nasional, melainkan kesempatan untuk menyerap inovasi, memperluas jejaring, dan membawa pulang pengalaman yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan merasa cukup dengan apa yang kita miliki hari ini. Melalui kegiatan seperti ini kita harus banyak belajar, mendengar pengalaman daerah lain, dan membuka diri terhadap berbagai masukan yang dapat membantu meningkatkan kualitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di OKU Timur,” ujarnya saat melepas kontingen di Halaman Pemkab OKU Timur, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Bupati, setiap daerah memiliki pengalaman dan inovasi yang berbeda. Melalui PENAS KTNA, para peserta dapat melihat langsung berbagai praktik baik yang telah berhasil diterapkan di daerah lain, kemudian menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di OKU Timur.

Penulis: Redaksi

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi Sorotkamera.id.

Berita Terkait

  • Belum ada berita terkait.

Belum ada diskusi untuk artikel ini.

Kolom komentar telah dinonaktifkan.

error: Content is protected !!